Komisi C Dorong Penguatan Geosite Lava Bantal Berbah sebagai Destinasi Geopark Berkelanjutan

Sleman, dprd-diy.jogjaprov.go.id – Komisi C DPRD DIY mendorong penguatan infrastruktur dan tata kelola Geosite Lava Bantal Berbah sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan Geopark DIY yang berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan saat Komisi C DPRD DIY melaksanakan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) dalam rangka monitoring pengembangan kawasan Geosite Lava Bantal di Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Kamis (9/7/2026). 

Kegiatan dipimpin  Ketua Komisi C Nur Subiyantoro, S.I.Kom., bersama anggota Komisi C, yaitu Haris Sugiharta, S.I.P., Dr. H. Aslam Ridlo, M.A.P., Timbul Suryanto, Drs. H. Suwardi, Lilik Saiful Ahmad, S.P., Raden Inoki, A.P., S.Ag., dan Suharno, S.E. Turut hadir Kepala Biro Perekonomian, Infrastruktur, dan Kesejahteraan Rakyat (PIWP2) Setda DIY, Agnes Dhiany Indria Sari, S.E., M.M., serta Pemerintah Kalurahan setempat.

Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur pendukung kawasan Geosite Lava Bantal Berbah sekaligus mengevaluasi pengelolaan kawasan agar selaras dengan pengembangan Geopark DIY. Komisi C menilai sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kalurahan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan geosite.

Anggota Komisi C DPRD DIY, Raden Inoki, menekankan bahwa pengembangan kawasan geosite perlu diarahkan secara terencana agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengurangi nilai geologi dan kelestarian lingkungan.

“Geosite harus dikembangkan secara berkelanjutan. Infrastruktur perlu mendukung, tetapi karakter alam dan nilai edukasinya tetap menjadi prioritas,” ujar Raden Inoki.

Sementara itu, Kepala Biro PIWP2 Setda DIY, Agnes Dhiany Indria Sari, menyampaikan bahwa pengembangan Geosite Lava Bantal merupakan bagian dari penguatan kawasan Geopark DIY yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Pengelolaan geosite akan optimal jika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, sehingga manfaat ekonomi, edukasi, dan konservasi dapat berjalan beriringan,” pungkas Agnes Dhiany Indria Sari. (fr/ lz)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*