Perkuat Link and Match Industri, Komisi D Tinjau Program Pemagangan Berbasis Industri di Nusavara Eatery Bantul

Bantul, dprd-diy.jogjaprov.go.id – Komisi D DPRD DIY mendorong penguatan keterkaitan dan kesesuaian (link and match) antara pendidikan vokasi, pelatihan kerja, dan kebutuhan dunia usaha melalui pengembangan Program Pemagangan Berbasis Industri. Komitmen tersebut disampaikan saat Komisi D melaksanakan Kunjungan Kerja Dalam Daerah ke Nusavara Eatery, Ngrame, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D, Dr. RB. Dwi Wahyu B, S.Pd., M.Si., bersama jajaran anggota Komisi D, serta didampingi oleh Kepala Bidang Pemagangan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, Reni Ekawati Chasanah, S.E., M.M.. Rombongan diterima secara langsung oleh Direktur Utama PT Gravitasi Indonesia Maju (PT GIM) sekaligus pemilik Nusavara Eatery, Veri Widodo, S.E., M.M.

Dalam sesi paparan, Veri menyampaikan profil perusahaan yang menaungi beberapa unit usaha ekosistem kuliner dan jasa, di antaranya Nusavara Eatery, Joglo Gravitasi (sebagai wedding venue), serta unit bisnis pengembangan sistem informasi Gravitech. Didirikan sejak 2022, PT GIM saat ini mengelola total 65 karyawan.

Veri menjelaskan bahwa PT GIM menerapkan konsep bisnis sirkular berbasis zero waste. Limbah sisa makanan olahan kuliner dimanfaatkan kembali menjadi pupuk biopestisida dan pakan ternak/ikan pada kolam milik sendiri. Selain itu, pasokan bahan baku seperti sayuran hidroponik disuplai langsung dari kebun internal untuk menjamin kualitas pangan yang aman dan segar.

Di bidang tata kelola, PT GIM mengembangkan sistem manajemen digital secara mandiri yang mengintegrasikan seluruh operasional usaha seperti SAKU (Sistem Keuangan Terintegrasi), SAPA (Sistem Pemasaran dan Basis Data Pelanggan), SIGAP (Sistem Manajemen SDM dan Kepegawaian) dan SIANTAR (Sistem Operasional Usaha)

Melalui fasilitasi Disnakertrans DIY, Nusavara Eatery menerima peserta pemagangan industri dari hasil seleksi puluhan pendaftar. Para peserta magang ditempatkan di posisi operasional penting seperti barista, tim kitchen/pastry, hingga kreator konten digital (One Day One Content).

Selain penyerapan keterampilan teknis (hard skills), Veri menekankan pentingnya pembentukan karakter dan etika kerja (soft skills) bagi tenaga kerja muda (Gen Z/Generasi Alfa). Pembinaan karakter dilakukan secara terstruktur melalui kurikulum pemagangan yang mengadopsi SKKNI dari Kemnaker, ditambah pembinaan disiplin dan spiritual.

“Semangat kami bukan sekadar bisnis semata, melainkan semangat untuk berbagi dan membantu sesama pelaku usaha UMKM maupun calon tenaga kerja. Lewat pemagangan ini, peserta tidak hanya dilatih keterampilan teknis, tetapi juga dibina etika kerja dan kedisiplinannya agar siap menghadapi dunia kerja nyata,” ujar Veri Widodo.

Merespons paparan tersebut, RB. Dwi Wahyu memberikan apresiasi atas inovasi bisnis dan komitmen pemagaran yang dijalankan oleh PT GIM. Ia menekankan pentingnya menjembatani tingginya angka pengangguran lulusan SMK melalui penyesuaian kurikulum (link and match) antara Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans DIY, BLPT Dinas Pendidikan, dan kebutuhan industri.

RB Dwi Wahyu mendorong Disnakertrans DIY untuk menginisiasi program pelatihan berbasis usaha Catering dan Tata Boga secara komprehensif di BLK daerah, dengan menjadikan ekosistem usaha seperti Nusavara Eatery sebagai acuan kurikulum dan narasumber industri.

“Peluang bisnis catering dan kuliner di DIY ini luar biasa besar. Namun selama ini di BLK belum ada pelatihan catering secara komprehensif dari hilir ke hulu. Kurikulum dan pola pendampingan yang diterapkan di Nusavara ini bisa menjadi model percontohan kurikulum BLK kita untuk menekan angka pengangguran terdidik di DIY,” tegas RB Dwi Wahyu B.

Acara kunjungan kerja diakhiri dengan diskusi interaktif bersama jajaran Komisi D dan Disnakertrans DIY. Pada kesempatan tersebut, para peserta program pelatihan menunjukkan hasil pembelajaran mereka dengan menyajikan berbagai hidangan istimewa yang dibuat secara mandiri. (nwb/cc)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*