Audiensi Karang Taruna Kota Yogyakarta, Dorong Program Kepemudaan Berdampak Nyata

Jogja, dprd-diy.jogjaprov.go.id – Pengurus Kota Karang Taruna Yogyakarta menggelar audiensi dalam rangka silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru ke DPRD DIY. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membahas arah pembangunan organisasi, peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta strategi pemberdayaan pemuda yang berkelanjutan, pada Selasa (14/7/2026).

Audiensi ini diterima oleh anggota DPRD DIY, Dr. Stevanus Christian Handoko, S.Kom., M.M., yang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus Kota Karang Taruna Yogyakarta yang baru terbentuk. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan organisasi secara optimal, memperkuat eksistensi Karang Taruna hingga tingkat kemantren dan kelurahan, serta membangun sinergi dengan Pemerintah Daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Selain menjalin silaturahmi, audiensi juga dimanfaatkan untuk memperoleh arahan terkait pengembangan organisasi dan peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah. Dr. Stevanus menekankan pentingnya setiap program memiliki sasaran yang jelas, penerima manfaat yang tepat, serta mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap program harus memiliki tujuan yang jelas, sasaran yang tepat, dan memberikan dampak nyata,” ujarnya

Ia juga mendorong Karang Taruna Kota Yogyakarta untuk melakukan pemetaan terhadap berbagai program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar setiap kegiatan yang dirancang dapat disinergikan dengan kebijakan pemerintah. Menurutnya, organisasi perlu memahami arah pembangunan daerah serta memiliki konsep dan target kolaborasi yang matang sebelum melakukan audiensi dengan instansi terkait.

Dalam diskusi, turut dibahas berbagai peluang pemberdayaan pemuda melalui pengembangan usaha ekonomi produktif, budidaya perikanan, pelatihan barista, penyelenggaraan event organizer, kewirausahaan, serta program pemberdayaan lain yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah. Dr. Stevanus menilai proses kurasi calon penerima manfaat menjadi langkah penting agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan mampu menciptakan hasil yang berkelanjutan.

“Program pemberdayaan harus dirancang secara terukur. Bantuan pemerintah perlu diberikan kepada penerima manfaat yang tepat melalui proses kurasi sehingga dapat menghasilkan keberhasilan yang berkelanjutan,” kata Dr. Stevanus Christian Handoko.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Stevanus juga menjelaskan mekanisme pengajuan dukungan pemerintah melalui OPD, aspirasi DPRD, maupun perencanaan daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Ia berharap Karang Taruna memahami siklus perencanaan dan penganggaran pemerintah agar setiap usulan program dapat diakomodasi sesuai tahapan yang berlaku.

Ia turut mengapresiasi langkah Pengurus Kota Karang Taruna Yogyakarta yang telah menyusun arah pembangunan organisasi melalui dokumen Pokok-Pokok Pikiran Anak Muda Kota Yogyakarta. Menurutnya, dokumen tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Organisasi kepemudaan perlu memiliki success story yang menunjukkan keberhasilan nyata dari setiap program. Jangan berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi hadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dan menjadi contoh bagi kepengurusan berikutnya,” ungkapnya (fr/cc)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*