DPRD DIY Kenalkan Sistem Pemerintahan Daerah kepada Pembelajar Internasional 

Jogja, dprd-diy.jogjaprov.go.id – DPRD DIY menerima kunjungan pembelajar dari Lembaga Wisma Bahasa Ms. Fiona Ritchie yang berasal dari Inggris, di Ruang Transit Lantai 1, Kamis (18/06/2026). Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai forum dialog untuk memperkenalkan sistem pemerintahan daerah, mekanisme kerja DPRD DIY, serta keistimewaan Yogyakarta sebagai daerah yang memiliki tata kelola pemerintahan khusus.

Kepala Subbagian Protokol Sekretariat DPRD DIY, Siswanto, S.S.T., M.M., menjelaskan bahwa DPRD DIY memiliki peran sebagai representasi masyarakat dengan menampung berbagai aspirasi yang berkembang di daerah sebelum diteruskan kepada lembaga yang memiliki kewenangan di tingkat nasional.

“Kalau ada aspirasi dari masyarakat, DPRD DIY akan menampung terlebih dahulu, kemudian menyampaikannya ke DPR RI,” ujar Siswanto.

Ia menambahkan, DPRD DIY menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, fungsi tersebut tetap berjalan seiring dengan kekhususan sistem pemerintahan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang diatur melalui Undang-Undang Keistimewaan.

“Berdasarkan Undang-Undang Keistimewaan, Sultan yang bertahta secara otomatis menjabat sebagai Gubernur DIY. Namun, DPRD DIY tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Dalam dialog tersebut, pembelajar dari Lembaga Wisma Bahasa juga memperoleh penjelasan mengenai keistimewaan DIY yang membedakannya dari provinsi lain di Indonesia, termasuk mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah yang memadukan nilai-nilai budaya dengan sistem demokrasi modern.

Selain sektor pemerintahan, diskusi turut menyoroti pariwisata sebagai salah satu sektor strategis penopang perekonomian DIY. Perwakilan Dinas Pariwisata DIY menjelaskan bahwa berbagai kegiatan dan agenda internasional yang diselenggarakan di Yogyakarta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga usaha mikro dan ekonomi kreatif masyarakat.

Melalui dialog yang berlangsung hangat dan interaktif, Ms. Fiona Ritchie memperoleh gambaran mengenai mekanisme penyerapan aspirasi masyarakat, sistem pemerintahan daerah, serta karakteristik Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki kekhasan dalam penyelenggaraan pemerintahannya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan praktik demokrasi lokal Indonesia kepada komunitas internasional. DPRD DIY berharap pertukaran informasi semacam ini dapat memperkuat pemahaman lintas budaya sekaligus memperluas kerja sama internasional melalui pengenalan tata kelola pemerintahan dan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. (njw/lz)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*